kemudahan itu ada didepan mata

Image   By El hawasyi

Awalan adalah permulaan dalam memulai sesuatu, demi memulai sebuah tulisan saya harus membaca banyak literatur. namun di lain referensi, saya mendapati bahwa untuk memulai tulisan tidaklah sulit dan harus banyak literatur, ingat ya – untuk memulai suatu tulisan bukan membuat tulisan yang bagus – saya sependapat dengan beberapa literatur tentang artikel menulis, bahwa menulis itu harus memiliki khazanah keilmuan yang banyak dalam artian bahwa, menulis didahului dengan membaca banyak buku. agar hasil tulisan yang dibuat memiliki nilai keilmuan yang punya standar validitas dan hasil dari pemikiran para ahli.

sebenarnya, saya sendiri bukanlah seorang kutu buku yang bisa menghabiskan waktu berjam-jam didepan sebuah buku, tapi saya percaya bahwa karya yang akan selalu saya tuangkan kedalam sebuah tulisan ini bernilai, paling tidak bagi diri saya sendiri. inspirasi saya tentang memulai sebuah tulisan itu berawal dari buku yang berjudul Genius Menulis Penerang Batin Para Penulis karya Faiz Mansur pria kelahiran 20 September 1976, di kaloran- temanggung, Jawa Tengah. beliau telah memberikan penjelasan yang sangat mudah untuk dicerna dan dipraktekkan, ini sejalan dengan pernyataan seorang tokoh Muslim Indonesia yang berbunyi “Gitu aja kok repot” (K.H. Abdurrahman Wahid). itulah mengapa saat ini saya merasa bahwa untuk membuat suatu hal yang bagus, maka perlu melewati suatu hal yang jelek (tulisan saya ini mungkin hal yang jelek).

Image

Bagi sahabat – sahabat saya yang mau memulai suatu tulisan, saran saya adalah

Pertama, jadilah diri sendiri dalam mengerjakan sesuatu hal, baik itu karya tulis, Lukis, Puisi, dan sebagainya. Kedua, tak usah mengkhawatirkan sumber – sumber bacaan untuk memulai suatu tulisan, namun perlu ada sumber bacaan yang harus dibaca – minimal dua buku yaitu tentang menulis dan materi apa yang akan ditulis – untuk menjadikan tulisan lebih terarah. Ketiga, memulai suatu karya hendaklah ketika ide tiba-tiba muncul dan siap untuk dituangkan, bentuk ide itu bermacam bentuknya, ada yang muncul ketika sedang berada dalam tempat yang tenang sunyi dan hikmat, ide ini juga bisa muncul ketika seseorang berada disuasana yang hiruk pikuk. apabila ide itu muncul maka segerakan untuk mencatatkan atau merekam ide tersebut baik dalam bentuk tulisan ataupun rekaman suara dan video. Keempat, setelah ada beberapa tulisan yang telah kita hasilkan baik itu hanya menjadi konsumsi sendiri ataupun dipublikasikan, haruslah memperkaya referensi bacaan agar hasil penulisannya bernilai ilmiah – yaitu terstruktur dan valid, teruji dan dapat menjadi acuan bagi insan akademis – utamnya dapat dipertanggung jawabkan. Kelima, sahabat harus mempunyai alat untuk mengabadikan ide-ide yang muncul secara tiba-tiba tersebut, alat tersebut bisa berbentuk buku dan pena, handphone camcorder, ataupun berbentuk blog atau web pribadi di internet, saya lebih merekomendasikan sahabat mempunyai web atau blog, karena dapat langsung disimpan secara general dan mudah mempublikasikannya.

Terakhir kali pada kesempatan yang mendadak ini, saya selalu bersyukur kepada tuhan saya Allah Subhanahu wata’ala yang selalu menyayangi hambanya meskipun hamba-Nya tidak selalu menyayangi-Nya. Dialah yang maha menggerakkan apa-apa yang ada di dunia ini. wassalam. @Elhawasyi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s